1. Pasir
Beton
Pasir berwarna hitam pekat ini memiliki tingkat kehalusan
yang cukup tinggi.
Jika kamu mengepal pasir beton dengan tangan, pasir akan
langsung terurai dan tidak menggumpal.
Pasir beton sangat cocok untuk pemakaian
plester dinding, pengecoran, adukan pondasi, dan adukan pemasangan bata.
2. Pasir Pasang
Pasir pasang memiliki butiran pasir yang jauh lebih halus
dibanding pasir beton.
Saking halusnya, pasir akan langsung tergumpal ketika kamu kepalkan dengan tangan.Biasanya pasir ini dicampurkan dengan pasir beton agar butirannya menjadi sangat halus dan digunakan untuk plesteran dinding.
3. Pasir Elod
Jenis pasir elod memiliki butiran yang jauh lebih halus
dibandingkan pasir pasang atau beton.
Pasir jenis ini biasanya digunakan untuk
bahan pembuatan batako.
4. Pasir Merah
Pasir merah memiliki tingkat kekasaran yang tinggi karena
butirannya yang besar dan berbatu.
5. Pasir
Sungai
Pasir sungai memiliki warna kecokelatan dengan tekstur
halus yang berasal langsung dari tepian sungai.
Karena memiliki sifat yang cepat menyerap dan mudah
lembap, pasir ini bisa meningkatkan kekokohan bangunan.
6. Pasir Batu Hancur
Jenis pasir berikutnya adalah pasir batu hancur yang
tampak seperti kerikil dan berbentuk kerikil.
Pasir batu hancur biasanya digunakan untuk membangun
jalan dan merupakan salah satu pasir berkomoditas tinggi.
7. Pasir Vulkanik
Pasir vulkanik berasal dari daerah yang memiliki
aktivitas gunung berapi tinggi.
